Daya tarik wisata kuangwae , di kabupaten lombok timur

 


Pantai Kuangwai, Keindahan Bebatuan Pinggir Pantai

Pantai menjadi tempat rekreasi yang sering dikunjungi bersama keluarga maupun teman-teman. Pulau Lombok memiliki begitu banyak pantai yang tak habis-habisnya untuk dikunjungi, salah satunya Pantai Kuangwai.

Pantai Kuangwai menjadi destinasi yang sering dikunjungi masyarakat lokal untuk berlibur, meskipun hanya masyarakat lokal namun keindahan pantai ini tak luput dari perhatian wisatawan yang datang juga dari luar daerah tersebut.

Pantai ini dikenal memiliki keeksotisan yang begitu menarik karena terdapat bebatuan hitam besar sepanjang garis pantainya. Tak hanya itu wisatawan dapat melihat panorama matahari yang begitu mengagumkan ketika pagi dan sore harinya.

Daya Tarik Pantai Kuangwai

Batuan Hitam Besar



Di sekitar Pantai Kuangwai wisatawan dapat melihat beberapa batu besar berwarna hitam yang ada di tepi pantai. Batu-batuan hitam ini berasal dari serpisahan sisa-sisa meletusnya Gunung Rinjani pada tahun 1800-an silam.

Siapa sangka kini batu-batuan hitam yang berjejer disepanjang pantai ini menambah kesan yang begitu eksotis di pantai ini. Wisatawan dapat bermain di pinggir batuan hingga berswafoto ria. Namun wisatawan harus tetap berhati-hati dengan ujung batuan kecil yang bisa melukai kaki.

Panorama Matahari Terbenam



Matahari terbenam memang menjadi pesona yang begitu menarik di pantai ini. Pemandangan indahnya cahaya langit yang berwarna jingga berbaur dengan air laut yang kebiruan serta suara ombak berderu-deru memberikan kesan sahdu di pantai ini.

Ketika sore hari banyak pengunjung yang datang ke lokasi pantai ini untuk menikmati senja sore yang cantik. Sehingga tak heran ketika sore hari tiba pantai ini di dominansi oleh wisatawan dari kalangan muda.

Pohon Jomblo



Di Pantai Kuangwai ini terdapat sebuah pohon yang begitu terkenal di destinasi ini. Wisatawan banyak mengenalnya dan disebut sebagai Pohon Jomblo. Masyarakat sekitar yang memberikan nama ini Pohon Jomblo karena pohon ini berdiri sendiri di tepi pantai.

Pohon ini adalah Pohon Bantel atau banyak yang menyebutnya sebagai Pohon Makasar. Pohon Bantel (Pohon Makasar) ini sudah berumur ratusan tahun hidup di bibir Pantai Kuangwai.

Menurut masyarakat sekitar pohon ini tidak diketahui asal muasalnya, kapan tumbuhnya, siapa yang menanamnya dan siapa yang merawatnya, sehingga tidak ada satupun yang mengetahuinya. Namun dipercaya pohon ini sudah ada sejak zaman penjajahan dan masa Pulau Lombok dipimpin oleh Raja-raja.

Konon diceritakan oleh tokoh setempat Pohon Bantel (Pohon Makasar) ini dihuni oleh Jin yang namanya papuq gandek. Jin ini baik dan tidak suka mengganggu manusia, kecuali yang usil dan berbuat tidak senonoh di pinggir pantai.

Kec. Sakra Tim., Kabupaten Lombok Timur

Jl.raya Labuhan H.


Komentar

Posting Komentar